me and my personal ID

Name : rest, rest
Adress : Sumbar
Occupation : Student
One place that be loveable :
ASRAMA SMAN 1 PADANG PANJANG
One heart that ll be remembered till the end of world ^^ :
AIDII SAFARAH
One word in my dictionary :
St Aidii 65
(just the way you are !!!)

Laman

15 Mei 2010

cenderung manusia membaca seperempat takdir kulit kehidupan ini.... lalu menyebrkannya... menjudge... dan mengambil kesimpulan... lalu menyalahkan...

mm, cukup utuk satu waktu kebaikan itu tenggelam diaantra hal2 yg msh prlu diluruskan.. cukup 1 wktu...

_________TAK ___________ADA __________KATA _________BRHENTI ________UNTUK _________KEBAIKAN

Selasa, 29 November 2011

Ukhti, gagalkah aku menjadi saudarimu??

Perasaan benci tentu saja datangnya dari setan. Benci adalah perbuatan tercela yang nyata. Hatiku, apakah engkau sebegitu dangkalnya? Sehingga untuk sedikit kesalahan seseorangpun aku sulit untuk memaafkan? Hatiku, apakah kau sudah begitu kelam, sehingga apapun yang diucapkannya membuatku tidak nyaman? Ada apa? Maaf hatiku, bahkan dia tidak membuat kesalahan apapun tetap saja membuatku beristigfar untuk menenangkan hati, aku berdiam untuk meredam marah, bahkan disaat aku bertemu dengannya. Ada apa hatiku? Aku tidak sependapat denganmu, sungguh ini benar-benar menjengkelkan. Bukan apa-apa. hanya saja aku tahu kalau ini mutlak salah. Tampaknya aku harus mengurangi frekuensi untuk berinteraksi dengannya. Tapi itu bukanlah penyelesaian, bagi seoarng yang bodohpun mengerti kalau itu adalah tindakan menyelamatkan diri dari seorang pecundang, tapi, apakah aku harus ada evaluasi? Sementara aku tidak tahu kesalahannya itu dimana.

Mmm, tapi tidak hanya aku yang merasakan,, teman-teman yang lain pun juga begitu. Ada apa? Bukankah kita telah lama berkenalan? bukankah kita telah tahu satu sama lain? Bukankah kita pernah berikrar bersama? Bukankah….??? Dan banyak lagi..,

Satu hal lagi, seorang anak adam pun tidak suka dengan caramu. Ia begitu kecewa dwngan sikapmu. Lihatlah,, bahkan ia mengadu kepada kami agar kami sampaikan kepadamu apa yang ia rasakan. Ia sampaikan kepada kami jika sikapmu tidaklah baik. Lalu bagaimana? Apakah kami harus di pihakmu? Kami tahu kalau kamu salah, kami tahu itu,, tapi kami saudarimu… haruskah kami berda di pihak anak adam tersebut dan ikut menyalahkanmu? Kami ini saudarimu..

Atau, gagalkah aku menjadi saudarimu???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

be calm down,,,